Home / Sosbud / Api Hanguskan Dua rumah Warga Nangahure Kabupaten Sikka.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sikka sedang memadamkan api yang masih menyala yang menghanguskan dua unit rumah warga di Nangahure Kel. Alok Barat Kab. Sikka, Jumat, (27/9/2019) // Foto: Doc. Delegasi. Com (yanni lioduden)

Api Hanguskan Dua rumah Warga Nangahure Kabupaten Sikka.

MAUMERE, Delegasi. Com – Dua rumah milik warga Nangahure Bukit Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, Jumat (27/9/2017) siang, sekitar pukul 15.00 Wita hangus terbakar di lahap si jago merah.

Dua unit rumah yang terletak di RT. 036 RW. 006 tersebut merupakan rumah kontrakan masing-masing milik Yosefina dan Martinus ini, dihuni oleh Horison Carles Siga (36) bersama keluarga dan Aloysius Herma (33) bersama keluarga.

Selain menghanguskan dua rumah tersebut, api juga merambat ke rumah lainnya dan menghanguskan sebagian dapur milik Adeodatus Yorisin (39).

Beruntung dengan bantuan warga dan beberapa anggota Lanal Maumere, sehingga api tidak merambat sampai ke badan rumah.
Lurah Wuring, Ignasius Ivonsius, usai kejadian kepada Delegasi. Com menjelaskan berdasarkan penuturan warga, api diduga berasal dari ruang tamu milik Horison Carles Siga.

Saat itu Horison dan keluarganya sedang berada di rumah tetanga karena ada acara syukuran Permandian anak tetangga.

Warga Nangahure Bukit membersihkan puing-puing sisa kebakaran dua unit rumah warga di Kelurahan Wuring Kec. Alok Barat Kab. Sikka, Jumad (27/9/2019) siang. Foto: Doc. Delegasi. Com (yanni making)

 

Menurut Ivonsius, awalnya Angela Yus Marici, istri Yoseph Herman yang saat itu sedang berada ditempat syukuran juga, mencium adanya aroma seperti bau hangus atau ada sesuatu yang terbakar.
Ibu Angela berusaha mencari sumber bau tersebut di dalam rumah namun tidak menemukannya. Saat itu juga Ibu Agela langsung keluar rumah dan melihat ternyata api menyala diruang tamu rumah yang didiami Horison Carles Siga.

Melihat api semakin memumbung tinggi, ibu Angela langsung berteriak minta tolong warga sekitar sehingga warga berhamburan keluar mencoba memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya. Namun api terus membesar dan mulai merambat ke rumah lainnya.

Melihat api sudah mulai merambat dan membakar sebagian rumahnya, ibu Angela berusaha masuk kedalam rumahnya guna menyelamatkan barang-barang dan surat-surat berhaga milik keluarganya.

Sementara suami Ibu Angela, Yoseph Herman, sebelum terjadi kebakaran, pamit ke Kota Maumere karena sesuatu urusan.

Lantaran saat itu angin bertiup cukup kencang di tambah dengan dinding rumah yang terbuat dari halar (bambu) membuat dalam hitungan beberapa menit saja dua unit rumah tersebut hangus di lahap si jago merah.

Tidak lama berselang satu unit mobil tangki milik Dinas PU yang melintas di dekat lokasi kebakaran yang hendak mengantar air ke rumah warga di arahkan oleh beberapa warga untuk membantu memadamkan api.

Sementara mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Sikka tiba di lokasi kebakaran setengah jam kemudian.

Lurah Wuring, Ignasius Ivonsius //Foto: Doc. Delegasi. Com (yanni lioduden)

 

Para petugas pemadam kebakaran bersama beberapa anggota LANAL Maumere memadamkan sisa-sisa api yang masih terlihat.
Menurut Ivonsius, kerugian yang dialami tiga warganya akibat musibah ini diperkirakan mencapai 100 juta lebih.

Menurutnya, pihaknya juga sudah melaporkan ke pihak OPD terkait, dan berkoordinasi guna meminta bantuan untuk para korban.
Seperti di saksikan Delegasi. Com, kedua unit rumah telah rata dengan tanah, tinggal puing-puing yang masih nampak dengan bara api di lokasi kejadian tersebut.

Salah satu korban kebakaran, Horison Carles Siga, sambil memeluk kedua anaknya yang sedang menangis, nampak pasrah menyaksikan rumahnya berserta isinya hangus terbakar.

Sedangkan korban lainnya, Yoseph Herman bersama istri terlihat duduk lesu dan sangat terpukul atas pristiwa tersebut. Keduanya tak menyangka dengan kejadian yang menimpa mereka.

Sementara aparat kepolisian sedang terlihat sedang melakukan pengamanan pada TKP. Setelah memastikan api benar – benar padam, anggota kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian sambil menunggu tim inafis dari Polres Sikka untuk mengolah tempat kejadian.

//delegasi (yanni lioduden)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Lagi, YPLA Bantu Bangun Rumah Korban Banjir Bandang Waiburak, Bebe Corebima

ADONARA-DELEGASI.COM– Lagi, Yayasan Peduli Lewotanah Adonara (YLPA), yang bermarkas di Desa Waiburak, Adonara, Flores Timur, ...