Home / Hukrim / Buntut Aniaya Wartawan, Kades Lewolaga Flotim Diperiksa

Buntut Aniaya Wartawan, Kades Lewolaga Flotim Diperiksa

LARANTUKA, DELEGASI.COM –Kepolisian Resort (Polres) Flores Timur  hari ini, Jumat(24/1/2020) memeriksa Kepala Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, Frans Nikolau Beoang terkait  dugaan  penganiayaan Wartawan Warta Keadilan, Kandidus Edwaldus T. Salu Kelen.

Sementara beberapa hari sebelumnya juga diperiksa korban penganiayaan dan para saksi dari warga maupun perangkat desa. Kades Niko Beoang yang diperiksa tim penyidik Reskrim Polres Flotim, dalam hal ini Kanit Pidum.

Hal ini dibenarkan Kapolres Flotim, AKBP.Deny Abrahams,SH.S.IK saat dikonfirmasi media, Jumad, 24/01/2020, Pagi.

Kapolres Deny Abrahams memastikan kalau pelaku penganiayaan wartawan Warta Keadilan, yakni Kades Lewolaga telah datang memenuhi panggilan penyidik Polres Flotim untuk diambil keterangannya.

Kapolres Flores Timur AKBP Deny Abrahams, S.H.S.IK

 

“Benar, hari ini Kades Lewolaga telah datang ke Polres Flotim dan sedang diperiksa. Prinsipnya, kami tetap proses hukum setiap laporan yang masuk,”ujarnya singkat, sembari meminta media bersabar karena proses pemeriksaan masih sedang berjalan.

Pantauan media, pelaku Niko Beoang datang memenuhi panggilan penyidik Polres Flotim sekitar pukul 11.00 Wita.

Pemeriksaan berlangsung tertutup diruangan Kanit Pidum, Bripka.Irwanto Mbabo, sehingga tak bisa diakses media.

Meski demikian, awak media terus mengawal pemeriksaan dari luar ruangan penyidik Kanit Pidum, Bripka. Irwanto Mbabo, Kantor Polres Flotim.

Hingga berita ini dikirim, pemeriksaan terus berlangsung.

Awak media masih menunggu keterangan resmi Kapolres Flotim, Deny Abrahams.

Diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan terhadap jurnalis di Flotim oleh oknum Kades Lewolaga, Kecamatan Titehena ini mendapat atensi tinggi dari berbagai pihak.

Kalangan jurnalis hingga Komnas HAM pun mengutuk keras tindakan brutal ini. Termasuk Bupati Flotim, Anton Gege Hadjon,ST dalam keterangannya di media, menyesali tindakan penganiayaan terhadap Wartawan ini.

Kasus inipun telah dilaporkan secara resmi ke Polres Flotim dan mendapat pengawalan ketat jurnalis.

Korban dan para saksi telah diperiksa beberapa.waktu lalu.

Dan, hari ini giliran pelaku diperiksa.

Banyak pihak meminta agar polisi memprosesnya secara hukum sampai tuntas agar bisa memberi efek jerah.

 

//delegasi.(BBO)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

AMPAS Desak Polda NTT Segera Usut Rekaman Berbau SARA yang diduga Ketua DPRD Kota Kupang

KUPANG,DELEGASI.COM—Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti Sara (AMPAS) Kupang menggelar aksi demontrasi ...