Home / OPINI / Bupati Sikka Akui Visi Misi Belum Terserap Maksimal
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (tengah) saat menyampaikan Konferensi Pers di dampingi Asisten II Setda Sikka, Roberth Ray (kanan) dan Kabag Humas Setda Sikka, Ferry Awales Syukur (kiri) bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Sikka Maumere, Jumad (20/9) Foto : Delegasi. Com (yanni lioduden)

Bupati Sikka Akui Visi Misi Belum Terserap Maksimal

MAUMERE, Delegasi.com – Bupati Sikka, Robertus Diogo mengaku visi misi yang diemban bersama Romanus Woga yang dijabarkan dalam program kerja pemerintahan belum maksimal terserap dalam satu tahun memimpin Sikka.

Bupati Robby sampaikan ini saat konferensi pers bersama seluruh awak media di Aula Lantai II Kantor Bupati Sikka, Jumat (20/9/2019).

Menurut Robby, belum maksimalnya penyerapan visi misi karena masih terkendala RPJMD pemerintahan sebelumnya.

“Dalam kurun waktu satu tahun memimpin Sikka, visi misi yang kami usung baru terserap sekitar 25- 30 persen,” kata Robby.

 

Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Robby Idong dan Romanus Woga//Foto: Istimewa

 

Ia menjelaskan, sebelum dilantik menjadi bupati dan wakil bupati, seluruh proses perencanaan pembangunan untuk tahun 2019 sudah dibahas.

Sehingga seluruh hasilnya dipadukan dan diserasikan dengan beberapa program dan visi misi pemerintahannya.

“Dengan mekanisme pelaksanaan anggaran seperti itu, sangat tidak mungkin semua program dan visi misi kami harus terserap 100 persen,” ujar Robby.

Ia berargumen, walau demikian, pihaknya tetap memperhatikan empat aspek pendekatan dalam perencanaan pembangunan 2019, yakni pendekatan politis, pendekatan partisipatif, pendekatan teknokrat, dan pendekatan bottom up serta top down yang telah dimulai diawal tahun 2018 sebelum keduanya dilantik.

Ia menyatakan, mulai tahun 2020, visi misi yang diusung harus disinkronkan dengan mengacu pada RPJMD yang sudah ditetapkan dengan Perda RPJMD.

Pada kesempatan itu Robby menegaskan, untuk menuju Sikka Bahagia di tahun 2023, pemerintah telah merumuskan seluruh visi misi serta program kerja dalam Perda RPJMD.

Bupati Sikka, Robby Idong sedang diwawancarai sekelompok wartawan//Foto: Istimewa

 

Jika semua indikatornya dilaksanakan, diyakini Sikka Bahagia di tahun 2023 dapat terwujud dan terealisasi.

“Saya mengajak semua stakeholer di Sikka untuk secara bersama-sama mendukung seluruh pelaksanaan visi misi serta program pemerintah terkait pemenuhan hak-hak dasar masyarakat,” ajak Robby.

//delegasi(yanni lioduden)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Memupuk Sikap Antisipasi Bencana

“Kasus bencana badai Seroja yang meluluhlantahkan beberapa kabupaten/kota di NTT (5 April 2021) lalu bisa ...