Hindari Para Pendemo Besipae Gubernur NTT Kabur dan Terobos Lampu Merah

Masyarakat Besipae, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT saat menggelar aksi demontrasi di depan Kantor Gubernur NTT, Kamis, 8 Desember 2022. (Siarindo.com/Tarsi Salmon)

DELEGASI.COM, KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat terpaksa kabur fan terobos lampu merah saat didemo masyarakat adat Besipae, Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (08/12/2022).

Pantauan wartawan, dilansir Siarindo.com, masyarakat adat Besipae bersama aliansi masyarakat dan mahasiswa, seperti Poepera, LMND NTT, FMN, Walhi sudah memulai orasi di depan Kantor Gubernur NTT, Jln El Tari Kupang sekitar pukul 12.00 WIB.

Selama berorasi menyampaikan aspirasi dan tuntutan di depan Pintu masuk Kantor Gubernur, masyarakat adat Besipae meminta agar Gubernur Laiskodat untuk temui masyarakat, guna membahas kejelasan status kepemilikan lahan seluas 3.780 hektar yang selama ini diklaim oleh Pemerintah NTT.

Namun, informasi yang beredar di tengah massa aksi bahwa Gubernur Laiskodat tidak dapat ditemui. Kabarnya, sedang tidak berada di tempat (Kantor), sehingga masyarakat diarahkan untuk bertemu Asisten II Setda NTT.

Setelah disepakati, diputuskan agar yang bertemu Asisten II hanya segelintir orang perwakilan masyarakat adat dan aliansi. Sesangkat masyarakat dan anggota aliansi yang lain tunggu di depan pintu gerbang masuk Kantor Gubernur NTT.

Diperkirakan pertemuan sudah berlangsung 20 menit, tiba-tiba masyatakat adat Besipae dan aliansi yang berada di luar, dikagetkan dengan rombongan mobil Guberjur NTT keluar lewat pintu keluar dikawal ketat Pol PP dan motor foreder Satlantas.

Melihat itu masyaraka dan aliansi langsung lari menuju pintu keluar tetapi dihadang Pol PP yang mengawal Gubernur Laiskodat.

//delegasi(*/)

Komentar ANDA?