Rabu, 8 Desember 2021
Home / Daerah / Intip Taji Petahana & Tarung Dua Wajah Baru di Bursa Pilkades Kolilanang, Lamapaha & Hinga
Cakades 'petahana' nomor urut 5, Siprianus Kopong Koli, yang maju lagi pada Pilkades Kolilanang, kali ini, saat bersama warga dalam sosialisasi visi-misi, belum lama ini. (SK/Delegasi.Com/BBO)

Intip Taji Petahana & Tarung Dua Wajah Baru di Bursa Pilkades Kolilanang, Lamapaha & Hinga

ADONARA-DELEGASI.COM– Hangatnya, bursa perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Flores Timur, khususnya di Desa Kolilanang, Kecamatan Adonara, lalu Desa Lamapaha & Hinga, Kecamatan Kelubagolit, layak diikuti sampai babak final nanti.

Pasalnya, dari pantauan langsung Delegasi.Com, sejak ditabuhnya ‘gong’ Pilkades serentak beberapa waktu lalu, tensi dinamika politik di 3 desa ini cenderung naik, dan menampilkan kualitas peta persaingan politik tingkat tinggi ala politik Pileg maupun Pilkada.

Selain, karena dipengaruhi persaingan figur para Calon Kepala Desa (Cakades), dengan visi-misinya dan basis massanya.

Hingga agitasi politik para tim sukses.

Namun, ada faktor pemicu lainnya, yakni 3 desa ini memang terkenal dengan dinamika politiknya pada hampir setiap kali hajatan politik.

BACA JUGA: 

Respon Cepat Relokasi, Kades Pius Pedang Telah Siapkan 1,5 ha Lahan Bagi 48 KK Korban Bencana

Kades Boleng Akui Ada Pungli Dana LPQ

Apalagi, seperti Desa Lamapaha dan Hinga, secara kebetulan, saat ini punya dua putra Lewotanah, yang didaulat menduduki kursi Anggota DPRD Flotim, yakni Yoseph Paron Kabon,ST, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Flotim.

Lalu, Ada satu lagi yakni Yohanes Sili Rotok Bahy, S.Sos, dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Tentunya, keberadaan dua figur politisi muda ini, berefek politik, baik langsung maupun tidak langsung pada pilihan warga dan taji sesama Cakades wajah baru.

Yakni, Desa Lamapaha, yang menampilkan Cakades 01 atas nama Stanislaus Pain Ratu, dan Cakades 02 Lambertus Roma.

Sedangkan, Desa Hinga diikuti dua Cakades anak muda, yakni No. 01 Hendrikus Lebu Raya dan 02 Marselinus Kopong Lodan.

Sebab, suka atau tidak suka, hasil Pilkades akan ikut mengkapitalisasi politik Pileg dan Pilkada 2024 nanti.

Hal yang sama dengan situasi politik Pilkades di Kolilanang, yang kembali menampilkan Sang Petahana, Siprianus Kopong Koli, yang sebelumnya sempat memanas dan dibuat ‘pusing tujuh keliling’ karena terancam gugur pada tahap verifikasi data, sebelum lolos pasca mediasi di tingkat kabupaten.

Sekedar diketahui, sosok Siprianus Kopong Koli, memang dikenal sangat populer, dengan semangat kerjanya, relasi dan punya jejaring serta kemampuan lobi.

Bukan hanya di tingkat Kabupaten Flotim, tapi hingga ke level propinsi, juga pusat.

Sehingga tidak heran jika Desa Kolilanang memang kerap diincar para politisi untuk jadi basis politik

Banyak program kegiatan yang sudah banyak dibuat.

Salah satu yang fenomenal, adalah Turnamen Kolilanang Open, beberapa tahun lalu yang menyita perhatian banyak pihak.

Lalu, kemudian dari sini Pemdes Kolilanang melalui Orang Mudanya, menyulap Kolilanang menjadi ‘Kampung Piala Dunia’.

Lepas dari ini, kini fokus perhatian dan animo publik sedang tertuju pada figur serta visi-misi para Cakades, dimana siapa yang lebih pas dengan situasi desa dan kemauan rakyat, pasca sosialisasi yang telah dilakukan.

Hal ini bisa dilihat dari tingginya partisipasi warga mengikuti pemaparan visi-misi Cakades Lamapaha, pada Senin, 11/10/2021, Pagi, sebagaimana yang diikuti Delegasi.Com.

BACA JUGA: 

Terkait Tunjangan Profesi Dialihkan Kepsek, Dua Guru SMA PGRI Larantuka Surati PGRI Flotim

Setelah Gagal Lamar di Undana, Atlet Peraih Emas Susanti Ndapataka akhirnya Diterima di Unkris Kupang

Aula pertemuan AKSIOMA sampai penuh sesak oleh warga yang datang.

Cakades 01 Desa Lamapaha, Stanislaus Pain Ratu, saat pemaparan visi-misi, pun tampil tenang, terlihat rileks dan percaya diri.

Namun, Dia agak irit bicara. Mungkin karena berlatar orang LSM, yang notabenenya orang kerja.
Demikian pula, Cakades 02, Lambertus Roma, juga sangat optimis.

Pensiunan Guru ini, terlihat lebih banyak bicara.

Baik saat menyampaikan visi-misinya, maupun merespons pertanyaan audiens, saat babak dialog.

Visi Cakades 01 Stanis Pain Ratu, ialah Mewujudkan Pemerintah Desa Lamapaha Yang Transparan, Akuntabel dan Berkeadilan Sosial Dalam Semangat Gelekat.

Sedangkan Misinya sebagai berikut: 1). Menjalankan Pemdes Lamapaha Secara Transparan & Tertib Administrasi.

2). Melaksanakan Pembangunan di Desa Lamapaha sesuai skala prioritas.

3). Pemberdayaan dengan sasaran Rumah Tangga berdasarkan profesi/pekerjaan secara adil.

4). Pemberdayaan Kaum Muda.

5). Pemberdayaan PKK

6). Galang Literasi di Desa Lamapaha.

Sedangkan, Cakades 02 Lambertus Roma, mengusung visi, Mewujudkan masyarakat Desa Lamapaha yang maju, bermartabat, cerdas dan berbudaya.

Didukung 12 Misi, yakni: 1). Meningkatkan Tata Kelolah Pemerintah Desa.
2). Meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan desa.
3). Meningkatkan ekonomi masyarakat.
4). Meningkatkan pelayanan kesehatan.
5). Meningkatkan pemenuhan kebutuhan air bersih.
6). Pemberdayaan kaum muda.
7). Pencegahan putus sekolah tingkat dasar.
8). Peningkatan infrastruktur.
9). Pemberdayaan perempuan.
10).Peningkatan keamanan & kenyamanan.
11).Peningkatan sumber daya sosial.
12).Penanggulangan bencana alam.

Forum visi-misi Cakades Lamapaha ini, berjalan lancar hingga Siang hari pukul 13.00 Wita,

Warga antusias mengikutinya.

Pada bagian lainnya, Cakades Petahana Kolilanang, Siprianus Kopong Koli, Nomor urut 5, pada periode kedua ini, lebih tajam dalam taji visi-misinya.

Ia bahkan, berani mengusung, ‘Percepatan menuju perubahan Desa Kolilanang yang sehat, cerdas dan sejahtera, melalui merdeka hidup, merdeka belajar dan merdeka bekerja’.

Percepatan menuju perubahan Desa Kolilanang ini, didukung oleh 4 misi utama, yakni: 01). Membangun desa dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dimiliki demi kesejahteraan masyarakat.

02). Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dengan mengoptimalkan lahan-lahan yang dimiliki masyarakat, karena Desa Kolilanang sering dijuluki sebagai lumbung makanan.

Serta memanfaatkan pekarangan rumah sebagai kebun keluarga untuk meningkatkan gizi keluarga, sebagai upaya menurunkan stunting.

3). Memberi ruang yang seluas-luasnya bagi kaum muda agar bisa berkreasi dan berinovasi sesuai bakat dan minat yang dimiliki dalam bidang pendidikan, seni, budaya, olahraga dan lainnya.

4). Membuka (meningkatkan) jalan usaha tani untuk lebih mempermudah para petani memobilisasi hasil kebunnya.

Siprianus Kopong Koli, Sang petahana, benar-benar membaptis jati dirinya, sebagai sosok pemimpin yang tahu benar kekuatan sumber daya manusia dan sumber daya alam Kolilanang.

BACA JUGA:

Dinas PK NTT Launching Aplikasi Si Ile Ape

Tawuran Warga Desa Saosina Vs Wotan Waiwerang, 2 Korban Terkena Anak Panah

Sekaligus sangat dekat dengan para orang tua maupun generasi muda.

Sehingga Dia memang layak maju lagi para periode keduanya.

Selamat bertarung Siprianus Kopong Koli, nomor urut 5, Sang Petahana Desa Kolilanang.

Juga dua wajah baru, Cakades Lamapaha dan Hinga, Kelubagolit. Bravo Pilkades serentak 2021.

(Delegasi.Com/BBO)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Wawali Minta Pol PP Bekali diri dengan Pengetahuan, Skill dan Atitude

KUPANG,DELEGASI.COM– Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man meminta para anggota Satuan Polisi Pamong Praja ...