Home / Kesehatan / Kasus Pertama Covid 19 di Matim Meninggal Dunia
Proses pemulangan jenazah Almahrum Tn H untuk dimakamkan oleh Satgas Covid-19 di RSUD dr Ben Mboi Ruteng //Foto; Pos Kupang

Kasus Pertama Covid 19 di Matim Meninggal Dunia

BORONG, DELEGASI.COM – Satu orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial Tn H (40) warga Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur meninggal dunia di RSUD dr Ben Mboi Ruteng, Sabtu (6/3/2021) dini hari sekitar pukul 02.40 Wita.

Dilansir  Pos Kupang.com, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur, Bonifasius Sai, S.Sos, menyampaikan itu  Sabtu (6/3/2021) pagi.

Bonifasius menjelaskan, kronogisnya, awalnya Tn H diperiksa dengan menggunakan Rapid Antigen tanggal 19 Frebuari 2021 di laboratorium apotik Cito dan hasilnya positif Rapid Antigen. Kemudian hasil Test PCR yang keluar pada tanggal 3 Maret 2021 dinyatakan positif Covid-19.

Dikatakan Bonifasius, saat dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen Tn H dengan keluhan batuk dan keadaan umum lemas. Karena itu, saat itu pula Tn H langsung dibawa ke Shelter Pemda Manggarai Timur untuk diisolasi dan dirawat.

Pada tanggal 24 Februari 2021 lalu Tn H kemudian dirujuk ke RSUD dr Ben Mboi dan dirawat di ruangan Isolasi Covid-19.
Namun nyawanya tak bisa tertolong alias meninggal dunia, Sabtu (5/3/2021) dini hari pukul 02.40 Wita.

“Pagi ini Satuan Tugas akan menjemput almarhum Tn H di RSUD dr Ben Mboi Ruteng dan jenazah almahrum akan dimakamkan di perkuburan muslim Wae Reca Borong dengan menerapksn protokol Covid-19,”jelas Bonifasius.

Kabag Prokopim Setda Manggarai Timur, Jefrin Haryanto, mengatakan, hari ini Pemerintah dan masyarakat Manggarai Timur mendapatkan kabar duka, terkait meninggalnya salah seorang warga karena Covid 19. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, tentu menyampaikan duka yang sangat mendalam bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.

“Kita semua tentu tidak menginginkan situasi ini, karena kita semua sedang bahu membahu melawan pandemi ini, namun kehendak Tuhan berkata lain. Ini adalah kasus meninggal pertama karena Covid-19 di Kabupaten Manggarai Timur, dan kita semua tentu berharap tidak akan ada lagi korban berikutnya,”ungkap Jefrin.

Kata Jefrin, Pemerintah bersama dukungan yang penuh dari masyarakat akan terus berupaya memenangkan peperangan melawan Covid-19 ini. “Kita bersatu padu melawan pandemi ini, dengan menjaga diri kita, menjaga orang lain dengan menerapkan secara tertib protokol kesehatan 5M,”ungkap Jefrin.

Jefrin juga mengatakan, Pemerintah juga mengapresiasi kerja Satuan tugas pada semua fungsinya, terutama tenaga kesehatan yang siang dan malam mengatasi situasi yang sulit ini.

Adapun data dari Gugus Tugas, Jumat (5/3/2021) sampai pukul Wita 19.00 yakni.

2.Total Positif Rapid tes Antigen 229 orang.

Ada penambahan baru 6 positif Covid-19 dengan rincian,
2 orang ASN dari Dinkes dan DPMPTSP,
1 orang penyuluh lapangan KB dari Waelengga, 1 orang pdagang pasar
2 orang pelajar dsri Waelengga

3. Pasien Sembuh 172 orang. Ada penambahan pasien sembuh 4 orang

4. Masih dalam perawatan sebanyak 44 orang.

//delegasi(PK)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Hingga September, Santunan Jasa Raharja NTT Capai Rp 16 Miliar

Meskipun kondisi masih Pandemi Covid-19, santunan yang disalurkan PT. Jasa Raharja Cabang NTT tetap tinggi. Hingga akhir September 2021 mencapai Rp 16 Miliar