Home / Nasional / Megawati dan JK Diprediksi Bertarung, Politikus PDIP: Apa Sih yang Tak Mungkin
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira menilai kemungkinan Megawati Soekarnoputri dan JK kembali bertarung di Pilpres 2024 terbuka. Foto/SINDONews

Megawati dan JK Diprediksi Bertarung, Politikus PDIP: Apa Sih yang Tak Mungkin

JAKARTA, DELEGASI.COM – Prediksi Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun (RH) yang menyebutkan dua politikus gaek, Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla (JK) kembali bertarung di pemilihan presiden dan wakil presiden ( Pilpres) 202 4 terus mendapat tanggapan.

Kali ini, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira yang memberikan tanggapannya. “Kalau soal mungkin, apa sih yang tidak mungkin,” ujar Andreas Hugo Pareira kepada SINDOnews, Selasa (26/1/2021).

Analisis Refly Harun yang memprediksi Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla (JK) akan menjadi capres pada Pilpres 2024 adalah bagian dari ekpresi demokrasi. Foto/Okezone

Sebab, diakuinya bahwa politik itu bukan ilmu eksakta. “Jadi, melihat dan menganalisa fenomena politik seperti RH melihat pencalonan Pilpres 2024 dengan beragam kemungkinan dengan variabel-variabel pengubah yang sangat mungkin mempengaruhi. Sah-sah saja,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, JK merupakan kelahiran 1942. Sementara, Megawati lahir pada 1947. Sedangkan prediksi Refly Harun itu disampaikannya pada video berjudul ‘BUKAN TIDAK MUNGKIN 2024 JK DAN MEGA NYAPRES LAGI!!’ yang tayang di Channel YouTube Refly Harun.
Refly mengingatkan ‘politisi tidak pernah mati’. Namun, Refly mengakui saat ini Megawati dan Jusuf Kalla memang tidak pernah disebut-sebut dalam survei capres-cawapres 2024.

//delegasi(sindonews)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Angka Stunting Masih Tinggi, Gubernur NTT : Kerja Kita Belum Maksimal

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan, jika penurunan kasus stunting di NTT biasa-biasa saja, itu berarti kerja kita kurang maksimal. Sebab, yang kita bicarakan adalah menyangkut nyawa manusia