Home / Hukrim / Pengusaha Disebut Rekrut Istri Setnov untuk Bayar Utang
Deisti Astriani Tagor di Pengadilan Tipikor, Jakarta (3/5). (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Pengusaha Disebut Rekrut Istri Setnov untuk Bayar Utang

Dirilis CNNIndonesia, belakangan, ia baru mengetahui bahwa kepemilikan saham itu untuk membayar utang Heru kepada Setnov.

“Saya tanya ke Pak Setnov katanya untuk bayar utang [Pak Heru] ke Pak Setnov,” ucap dia, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (4/9/2018).

 

Hal ini disampaikan Deisti saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek e-KTP bagi terdakwa Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung.

Diketahui, PT Mondialindo merupakan perusahaan pemegang saham mayoritas PT Murakabi Sejahtera, salah satu konsorsium lelang proyek e-KTP. Deisti disebut menjadi Komisaris Mondialindo bersama anaknya, Reza Herwindo.

“Saya jadi komisaris bersama Reza, anak Pak Setnov,” ujar dia.

Terpidana korupsi Setya Novanto, di Jakarta, Selasa (28/8).Terpidana korupsi Setya Novanto, di Jakarta, Selasa (28/8). (CNN Indonesia/Andry Novelino)

 

 

 

Menurut Deisti, saat itu dirinya juga tidak menyetorkan modal apapun lantaran seluruh keuangan perusahaan telah dikelola Heru.

Saat diajak pengusaha Heru untuk menjadi komisaris, Deisti mengaku tak memberitahu Setnov terkait jabatan tersebut.

“Saya belum bilang ke Pak Setnov, beberapa bulan kemudian baru saya bilang karena diminta aktif oleh Pak Heru,” katanya.

 

Namun, ia kemudian meminta keluar dari perusahaan lantaran tanggung jawabnya sebagai komisaris dianggapnya tak jelas.

Deisti pun mengaku tak tahu saat disinggung lebih lanjut kaitan Mondialindo dengan Murakabi. Ia juga tak tahu persis posisi Irvanto di Murakabi.

“Saya tidak tahu Irvanto jadi apa, saya belum pernah datang ke kantornya. Kalau ketemu pas acara keluarga saja,” tuturnya.

Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera yang juga keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/3). Mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera yang juga keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/3). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

 

 

Deisti dan Reza diketahui memiliki 80 persen saham Mondialindo yang merupakan holding Murakabi. Deisti memiliki 50 persen, sedangkan Reza 30 persen saham perusahaan tersebut.

Murakabi merupakan salah satu konsorsium yang disiapkan Tim Fatmawati bentukan Andi Agustinus alias Andi Narogong untuk mengikuti tender proyek e-KTP.

 

Perusahaan itu menjadi pendamping konsorsium PNRI, yang akhirnya memenangkan tender proyek senilai Rp5,9 triliun itu. //delegasi(CNN/juan pesau)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Polisi Tolak Laporan Pengaduan Pendeta yang Diancam Dibunuh di Nekamese Kabupaten Kupang

KUPANG, DELEGASI.COM— Tragedi pembakaran rumah warga desa Taloetan, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT oleh sekelompok ...