Putra NTT Daniel Hyronimus Bolly Tifaona Raih Bintang Dua di Mabes Polri

Irjen Pol Daniel Hyronimus Bolly Tifaona, SIK, M.Si, penyidik utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) //Foto: delegasi.com(Istimewa)

DELEGASI.COM, JAKARTA — Kepala Biro Pembinaan dan Operasional Badan Reserse dan Kriminal (Karobinops Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Daniel Bolly Hyronimus Tifaona mendapat kenaikan pangkat Bintang Dua dan promosi jabatan di Mabes Polri. Berita tersebut mendapat respon keluarga besar Bolly dan berbagai kalangan.

BACA JUGA : 

Korban Hilang Terseret Arus, Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Upaya Pencarian

Aniaya Orang Gila Hingga Terkapar di Rumah Sakit, Perilaku Polisi di Lembata Dinilai Seperti Kasus Ferdi Sambo

Promosi jabatan dan kenaikan pangkat Bolly Tifaona, putra NTT asal kampung Imulolong, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 102/Polri/Tahun 2022 tertanggal 30 Desember 2022.

Irjen Pol Daniel Hyronimus Bolly Tifaona, SIK, M.Si, putra mantan Wakil Kapolda Jawa Barat dan Kapolda Maluku Brigjen Pol (Pur) Drs Antonius Enga Tifaona (Alm), mendapat tugas baru sebagai Penyidik Utama Otoritas Jasa Keuangan. Tugas baru tersebut berdasarkan Surat Perintah Kapolri Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si Nomor 3262/XI/Kep.//2022 tertanggal 21 November 2022.

“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Maaf, lagi bersiap mengikuti upacara di Mabes Polri,” ujar Irjen Pol Daniel Bolly Tifaona singkat melalui pesan short message service (SMS) WhatsApp dari Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12).

BACA JUGA : 

Menteri Agama Hadiri Misa Malam Natal di Kupang

Pengamat Politik  Maksimus Ramses Lalongkoe Resmi Daftar Jadi Calon DPD RI 

Thomas Nuba Tifaona mengaku, keluarga besar Alm Anton Tifaona terutama ibunda terkasih, Veronika Wilhelmina Nyo (mama Onny) Tifaona, bersyukur kepada Tuhan atas promosi dan kenaikan pangkat sang adik, Bolly Tifaona.

Keluarga juga merasa bangga atas kepercayaan negara melalui Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Bolly Tifaona berkat prestasi yang ditunjukkan Bolly Tifaona selama menunaikan tugasnya di lingkup Polri.

“Kami keluarga besar sangat bangga dengan kepercayaan yang diberikan kepada adik kami, Denny, yang mendapat promosi jabatan dan kenaikan pangkat. Kepercayaan ini tentu didasari pertimbangan penugasan yang dilajani Denny selama ini,” kata Tommy Tifaona, sapaan akrabnya.

Tommy menambahkan, pengabdian dan prestasi Denny juga berkat doa dan nasehat Almarhum papa dan mama. Ini buah doa dan kado istimewa mama terkasih di saat menikmati hari tuanya. Masa tugas Denny yang masih lama, tentu kami berdoa dan berharap beliau bekerja lebih baik lagi mengabdi bangsa dan negara,” lanjut Tommy, putra sulung Anton Tifaona.

Tommy juga mendoakan perjalanan pengabdian Bolly sekaligus menitip pesan agar sang adik menjalankan tugas dengan sepenuh hati sesuai perintah atasan, menjauhkan hal-hal kurang produktif dan biarkan pimpinan menilai kinerjanya.

“Saya juga menitip pesan bagi generasi muda dari tanah Flobamora, khususnya dari lewotana (kampung) Lembata mempersiapkan diri dengan baik terutama fisik, berdoa, belajar rajin, dan restu orangtua bila berniat jadi polisi. Kita punya banyak polisi berprestasi seperti papa Anton Tifaona, om Jacki Uly, om Gories Mere, om Johnny Asadoma, Pak Herry Nahak, adik Denny, dan lain-lain,” ujar Tommy.

“Keluarga bersyukur kepada Tuhan atas penugasan kepada Denny di kepolisian. Kami juga berdoa dan berharap agar tugas baru ini dijalankan dengan penuh tanggungjawab. Karier beliau masih cukup waktu sehingga kami berharap tetap fokus bekerja dan berprestasi bagi bangsa dan negara,” kata Alexander Bala Tifaona, kakak kandung Bolly Tifaona.

“Saya ingat nasehat Almarhum papa kepada Denny. Jadilah polisi yang baik sebagaimana Almarhum lakukan dalam sejumlah penugasan. Baik di Timor Timur, Polda Maluku, Kalimantan, Sulawesi hingga Jawa Barat. Setelah pensiun, papa juga masih diberi tugas sebagai dosen. Almarhum juga mengingatkan agar setia dalam doa, kerja keras dengan jujur, tulus mengabdi negara. Selebihnya urusan Tuhan,” ujar Lexy, sapaan akrabnya.

“Kami bersyukur dan bangga karena bapa Denny sudah memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara sehingga mendapat promosi kenaikan pangkat dan promisi jabatan. Kami tetap mendoskan agar beliau memberikan yang terbaik dalam tugas barunya,” ujar Mathias Nara Tifaona, ponakan Bolly yang kini ditugaskan sebagai Kepala Bank NTT Cabang Mbay, Flores.

Selain Bolly, sejumlah perwira tinggi lainnya juga mendapat promosi dan kenaikan pangkat seperti Irjen Pol Drs Hotman Simatupang, SH, Irjen Pol Drs Tabana Bangun, M.Si, Irjen Pol Drs Umar Faruq, SH, M.Hum, Irjen Pol Dr Chryshanda Dwilaksana, M.Si, Irjen Pol Victor Theodorus Sihombing, SIK, M.Si, MH, Irjen Pol Hilman, SIK, SH, MH, Irjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH, Irjen Pol Dr Dadang Hartanto, SIK, SH, M.Si, dan lain-lain.

Ansel Deri, warga Lembata diaspora yang juga Admin grup Ata Lembata mengaku Bolly Tifaona adalah salah satu sosok polisi potensial. Bolly nyaris melewati tugas dan pengabdiannya di bidang reserse dan kriminal Polri hingga mendapat kepercayaan dan torehan prestasi membanggakan di tubuh Polri.

Ansel, yang terlibat dalam perampungan biografi Anton Tifaona, Jejak Karir & Pengabdian Bagi Tuhan & Sesama mengaku, salah satu hal menonjol baik dari Alm Anton Tifaona dan putranya, Bolly adalah doa, semangat belajar, dan dispilin. Hal yang bakal mengantar mereka berprestasi.

“Irjen Bolly sangat dispilin seperti ayahnya, Almarhum magun (orangtua) Anton Enga. Saat saya ditugaskan magun Anton mewawancarai om Gories Mere dan mantan Kapolri Pak Jenderal Pol Prof Dr Koesparmono Irsan untuk biografinya, beliau sangat disiplin waktu,” kata Ansel, jurnalis asal kampung Kluang, Desa Belabaja (Boto), Lembata.

Menurut Ansel, Bolly sosok polisi disiplin, pintar, dan menunaikan tugasnya dengan baik. Bolly, katanya, pernah ditugaskan sebagai Kapolres Kota Bekasi, Jawa Barat dan Kapolres Jakarta Utara. Perhatiannya kepada sesama sangat tinggi.

“Pak Bolly mendukung penulisan buku Membangun Tanpa Sekat saat HUT Otonomi Lembata, yang kami gagas bersama dalam wadag Ata Lembata, komunitas warga asal Lembata seluruh dunia. Beliau tahu, ayahnya, magun Toni Enga, salah satu tokoh di balik Lembata menjadi daerah otonomi,” kata Ansel, jurnalis asal kampung Kluang, Desa Belabaja (Boto), Lembata.

//delegasi(Gerwis)

Komentar ANDA?