Reward Digitalisasi PGRI Flotim Untuk 9 Guru Berprestasi

Para guru penerima reward pada puncak HGN & PGRI 2021, Flotim, Witihama, 25/11/2021. (MM/Delegasi.Com/BBO)

LARANTUKA-DELEGASI.COM–
Salah satu moment terbaik pada puncak Hari Guru Nasional (HGN) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 76, tingkat PGRI Flores Timur, di Witihama, 25 November 2021 ialah pemberian reward (penghargaan,red) bagi 9 Guru terbaik yang berkontribusi besar pada layanan digitalisasi organisasi.

Sembilan (9) guru itu antara lainnya: Yan Surachman, S.Pd,Gr (Guru SMPN 1 Lewolema), Fandi Setiyanto,S.Pd (Guru SMKN 1 Larantuka), La Ode Ytusman, S.Pd, Gr (Guru SMPN 2 Larantuka), Emanuel Tupen Bara,S.Pd (Guru SMPN 1 Wulanggitang), Slamet Wakyanto,S.Pd (Guru SMAN 1 Kelubagolit), Oktavianus Beda Baran (Pengelola Pondok Baca Nubun Puhun), Novi Andriani Jadi,S.Pd (Guru SMAN 1 Demon Pagong), Emanuel K.Sanga Lile,S.Pd (Guru SDK Watoone) dan Frans Kia Ose (Guru SMK Ile Boleng).

Reward yang sama diberikan juga bagi Delapan (8) Tim Edukasi PGRI Flotim, yang melakukan pendampingan anak-anak korban bencana di Adonara dan Lembata.

Demikian informasi yang disampaikan Ketua PGRI Flotim, Maksimus Masan Kian,S.Pd kepada Delegasi.Com, belum lama ini.

Dijelaskan, ada dua (2) sekolah juga diberikan penghargaan berkat dua (2) siswanya meraih prestasi nasional, yakni SMPN 1 Larantuka dan SMPN Satap Nobo, Ile Bura.

Dikatakannya, masih minimnya apresiasi atas prestasi warga dalam peran serta membangun daerah, telah memberi spirit bagi PGRI Flotim untuk belajar selalu merespons cepat setiap prestasi para guru di Flotim.

“Bagi Saya, apresiasi dan penghargaan akan memacu semangat orang untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan memberi peran strategis dalam pembangunan di daerah.

PGRI Flotim sadar bahwa pekerjaan pelayanan kepada Guru, tidak bisa hanya dikerjakan Pengurus, tapi perlu juga bekerjasama dengan para Guru yang terampil di bidangnya, meskipun tidak menjabat pengurus,”ujarnya, memberi pandangan.

Oleh karena itu, sarannya agar para pemimpin Flotim, sudah saatnya bergandengan tangan dan mengajak elemen terkait bekerjasama.

“Tidak bisa kerja sendiri berdasarkan struktur.

PGRI Flotim berkomitmen, ke depan Kami akan terus memacu Guru untuk berbagi dengan memberikan apresiasi.

Bukan soal berapa nilai uang atau sebesar apa penghargaan, tapi selembar kertas pun sudah amat berharga.

Karena diberikan dengan penuh cinta.

Sekali lagi, prosifiat dan bangga, tetap setia berbagi bersama PGRI Flotim,”tutup Maksi Masan Kian, semangat.

Penghargaan itu diserahkan langsung Maksi Masan Kian, Wakil Bupati Flotim, Agus Payong Boli,SH.,M.Hum,M.I.P, dan Kepala Dinas Pendidikan NTT, Linus Lusi Making,S.Pd.,M.Pd.

Oktovianus Bali, selaku pengelola Pondok Baca Nubun Puhun Honihama, satu-satunya penerima reward meski bukan berprofesi guru, sangat bangga dan senang mendapat penghargaan, saat berbicara kepada Media.

“Bangga sekali, bisa sepanggung dengan rekan-rekan Guru menerima penghargaan pada puncak HUT HGN dan PGRI 2021.

Meski bukan Guru, Saya akan terus mengabdi untuk Guru sesuai talenta Saya.

Kerja-kerja pelayanan, sudah menjadi pasion Saya.

Sekali lagi apresiasi dan salam hormat untuk Guru Indonesia,”pungkasnya, tersenyum.
Maksi Masan berharap, momentum baik ini terus dipupuk, dilestarikan bagi masa depan guru dan dunia pendidikan serta daerah untuk terus maju.

(Delegasi.Com/BBO)

Komentar ANDA?