Home / OPINI / Sepiteng Kantor Gubernur Baru NTT Tanggung Jawab PT Waskita Karya
Karo
Kepala Biro Umum Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Zakarias Moruk//foto istimewah

Sepiteng Kantor Gubernur Baru NTT Tanggung Jawab PT Waskita Karya

Kupang, Delegasi.com – Infrastruktur sepiteng keliling  kantor gubernur hingga saat ini belum dikerjakan, mengingat PT Waskita Karya  masih fokus pada fisik gedung dan membenahi infrastruktur gedung yang belum rampung seratus persen.

Upaya pembenahan infrastrutur fisik ini terus dilakukan pihak waskita demi kenyamanan bagi pegawai kantor gubernur dalam melakukan aktivitas dan  pelayanan bagi masyarakat.

Hal ini di sampaikan Kepala Biro  Umum Setda Provinsi NTT, Sakaris Moruk saat ditemui di ruang kerjanya, Senin(6/3/2017),

“Pembenahan ini untuk memberi rasa nyaman bagi  180.000 pegawai di kantor gubernur baru. selain itu dalam satu hari saja ada 1.200 pegawai yang selalu melakukan aktivitas keluar masuk kantor gubernur,” Kata Moruk

Menurut Moruk, PT Waskita Karya masih mempunyai kewajiban masa pemiliharaan gedung kantor gubernur hingga bulan juni tahun 2017.  Sehingga setelah rampung bagian dalam gedung, pihak waskita akan konsentarasi untuk membangun sepiteng keliling kantor dan lubang resapan untuk menampung buangan air hujan dari atap gedung. Sementara itu penataan taman menjadi tanggung jawab Biro Umum  dengan tetap memperhatikan rekomendasi Amdal untuk menciptakan ketersediaan oksigen bagi penghuni kantor gubernur.

Moruk menambahkan selain menyediakan ketersediaan oksigen dengan menghijaukan areal di bagian timur dari kantor gubernur, pihaknya juga akan membangun dua penampung sampah sementara (TPS) berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang untuk mengangkut sampah dan di buang ke Tempat Penampungan Akhir Sampah (TPA).

“Mengingat Kupang ini Kota adipura jadi kita tetap menciptakan ketersediaan oksigen dan kebersihan lingkungan perkantoran serta pengolahan air limbah.// (delegasi/ger)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Wai Jara, Sumber  Mendamaikan Sekaligus Malapetaka

“Wai Jara merupakan sumber air satu-satunya di puncak Ile Boleng, berada di bagian timur Riawale, ...