Simpatisan Ancam Bubarkan Pelantikan, Abdul Apa: Jeriko adalah Kader Demokrat Sejati

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan konsolidasi partai yang berlangsung di Hotel Grand Mutiara dengan protokol kesehatan yang ketat. Sabtu, 5 Februari 2022. //Foto: Delegasi.com(Hermen Jawa)

DELEGASI.COM, KUPANG – Simpatisan Jefri Riwu Kore (Jeriko) mengklaim akan menghadirkan ribuan massa untuk membubarkan kegiatan pelantikan dan pembekalan kader DPD Partai Demokrat NTT yang akan diselenggarakan pada Jumat (11/3/2022).

Sementara Sekretaris  Sekretaris Badiklat DPP Partai Demokrat, Abdullah Apa meyakini hal itu tidak akan terjadi, karena Jefri Riwu Kore adalah seorang tokoh dan kader Partai Demokrat sejati.

“Seingat saya Jeriko adalah kader Partai Demokrat sejati. Beliau pernah menjadi Anggota DPR RI dapil 2 NTT selama dua periode dan Walikota Kupang satu Periode dan Insyaallah akan melanjutkan periode kedua. Sebagai kader Partai Demokrat sejati saya yakin beliua tidak mungkin membiarkan simpatisanya melakukan hal itu,” tandas Abdullah Apa kepada DELEGASI.COM di Kupang, Selasa 8 Maret 2022.

BACA JUGA:

Ini Pesan Ketua Terpilih Leonardus Lelo Untuk Calon Pengurus DPD Demokrat NTT

Kecewa Leo Lelo Ketua DPD Demokrat NTT, Simpatisan Jeriko Bakar Atribut Partai Demokrat dan Gambar AHY

Menurut putra Alor itu bahwa tidak puas dengan hasil dan keputusan itu manusiawi, namun sebagai tokoh panutan dan  kader sejati tentu diyakini Jeriko inginkan yang terbaik untuk Partai Demokrat di NTT.

Abdullah Apa, Tokoh Muda Alor sekaligus Sekretaris Badiklat DPP Partai Demokrat //Foto: delegasi.com(Dok Pribadi)

“Dan saya yakin juga Jeriko akan membantu penuh Bang Leo Lelo, Ketua DPD PD NTT untuk menyukseskan Partai Demokrat di NTT, karena ini berurusan dengan kepentingan politik jangka panjang lima tahun yang akan datang baik Walikota Kupang maupun DPR RI.

Ia menjelaskan mencari keadilan itu fitrah manusia, bahwa Pemenang tidak akan pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak akan pernah menang. Teruslah berjuang selama masih ada di bumi.

“Namun perlu di ingat juga bahwa “Burung tidak pernah takut pada ranting yg di pijaknya akan patah. Karena  ia lebih yakin pada sayapnya. Kita ini organisasi politik, patuh dan tunduk kepada pimpinan. Dan keputusan DPP jauh lebih penting dari pada ego. Karena itu akan membunuh diri sendiri,”.

“Mari sama-sama kita besarkan partai Demokrat di NTT, tidak elok sebagai kader dan tokoh panutan di NTT dan Pemimpin kota Kupang berfikir dan bertindak seperti bukan kader. Semua masyarkat kota Kupang sangat mencintai beliau (Jefri Riwu Kore). Jangan karena tindakan anak buah membuat rakyat tidak bersimpati lagi. Ingat Gerbong itu tidak akan bergerak, kalau lokomotif tidak bergerak. Anak buah tidak akan melakukan gerakan, kalau   Pemimpinnya diam. Anak buah tergantung pemimpinnya, ”tutupnya.

BACA JUGA:

Peneliti Australia Dalami Kekayaan Pangan Tradisional dan Tumbuhan Herbal di NTT

Kepemimpinan Muda NTT, Aset Bagi Negeri

Klaim hadirkan ribuan orang

Koordinator Simpatisan Jeriko, Herison Arianto Kore melalui press realese yang diterima media ini, pada Selasa (8/3/2022) mengklaim akan memobilisasi kurang lebih seribu orang yang terdiri atas pemuda, mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat untuk melakukan protes terhadap penyelenggaraan pelantikan dan pembekalan yang rencananya akan dilakukan di Hotel Kristal.

Menurut Heri, hal itu dilakukan simpatisan Jeriko karena sampai hari ini, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum menjawab tuntutan mereka menjelaskan secara terbuka ke publik, mengapa Leonardus Lelo yang hanya raih 11 suara dukungan DPC bisa menangi Jefri Riwu Kore (Jeriko) yang meraih 12 suara dukungan DPC.

“Selama Partai Demokrat tidak fair dan belum jelaskan dengan jujur kepada Simpatisan Jeriko, tentang kejanggalan hasil Musda IV DPD Partai Demokrat NTT dan penetapan Leo Lelo sebagai Ketua DPD yang notabene meraih suara minor, maka Simpatisan Jeriko akan tetap menolak dan lawan terus segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh Partai Demokrat di Kota Kupang,” tulisnya.

 

Kecewa Leo Lelo Ketua DPD Demokrat NTT, Simpatisan Jeriko Bakar Atribut Partai Demokrat dan Gambar AHY, Selasa(4/1/2022)//Foto: Delegasi.com(Tim media)

 

Terkait aksi tersebut, Mantan Ketua BEM Unflor ini juga menyampaikan bahwa Simpatisan Jeriko telah memasukan surat pemberitahuan ke polisi untuk melakukan aksi damai,  dengan tujuan agar polisi membubarkan kegiatan pelantikan dan pembekalan DPD Partai Demokrat NTT.

Aksi tersebut, kata Heri, merupakan sebuah gerakan moral politik untuk melawan praktek buruk demokrasi yang dilakukan oleh partai politik yang tidak jujur.

“Simpatisan Jeriko juga sudah memasukan surat kepada pihak Polres Kupang Kota, kami berharap Kapolres Kupang Kota agar tidak membatasi ruang massa aksi, apa lagi merampas mobil komando seperti yang dilakukan Wakapolres Kupang Kota saat melakukan aksi bulan Februari yang lalu,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya lanjut mengingatkan aparat kepolisian agar tidak bertindak diluar tupoksi, apalagi tidak memberikan ijin, karena dirinya juga melihat ada aksi massa yang bahkan diselenggarakan lebih dari 1×24 jam, tetapi tetap terselenggara dan didukung oleh POLRI.

“Aksi yang akan dilakukan Simpatisan Jeriko  tidak akan berlangsung keras, karena itu tidak boleh dibatasi, tidak boleh dihalang-halangi atau dihambat oleh aparat kepolisian,” pintanya.

Heri juga mengajak segenap masyarakat yang mencintai gerakan tersebut untuk bersama-sama bergabung dengan Simpatisan Jeriko, beramai-ramai dan berbondong-bondong melakukan aksi protes masal terhadap penyelenggaraan pelantikan dan pembekalan pengurus DPD Partai Demokrat NTT dengan titik kumpul Simpatisan Jeriko di Taman Tagepe.

“Kami ajak semua keluarga, kerabat dan semua Simpatisan Jeriko untuk bergabung bersama-sama dalam gerakan masal ini, kita lawan praktek buruk demokrasi yang dilakukan Partai Demokrat, kita akan berkumpul di Taman Tagepe, Kelurahan Kelapa Lima pada Jumat (11/03),” pungkas Heri.

//delegasi(hermen jawa)

Komentar ANDA?