Slank Dinobatkan Jadi Duta Kelor NTT

Promotor Event GO NTTnesia, Ivan Rondo didampingi Panitia HUT NTT, asisten I Sekda NTT, Michael Fernandes, foto bersama usai membahas teknis Show dan Program Refolusi Hijau dengan personel Slank Tanggal 7 Desember 2018 lalu di Markas Slank Gang Potlot -Jakarta.

Kupang, Delegasi.Com – Asisten 1 Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Mikhael Fernandes mengatakan, pemerintah setempat akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor .

Penobatan grup band rock papan atas itu akan diberikan melalui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTT yang jatuh pada 20 Desember 2018.

Fernandes mengaku, sudah bertemu langsung dengan personel Slank dan membicarakan tentang penobatan itu.

“Perlu kami informasikan bahwa kami sudah bertemu dengan para personel Slank di markas mereka di Gang Potlot Jakarta dan meminta mereka menjadi duta kelor untuk NTT,” ucap Fernandes yang dirilis kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Menurut Fernandes, Slank dijadwalkan akan tiba 19 Desember dan sehari setelah itu akan menggelar konser musik di Kota Kupang.

Fernandes mengaku, pihaknya bersama NTTNesia selaku event organizer (EO) HUT ke-60 Provinsi NTT telah menemui manajemen dan personel Slank di Jakarta.

Di tempat yang sama, Koordinator EO, NTTNesia, Ivan Rondo, mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dan menyampaikan secara lisan untuk meminta pada personel Slank menjadi duta kelor untuk NTT.

“Mereka menyatakan sudah bersedia, dan nanti akan dinobatkan sebagai duta kelor bertepatanan dengan konser mereka di Kota Kupang pada tanggal 20 Desember mendatang,” ucap Ivan.

Upaya menjadikan Slank sebagai duta kelor lanjut Ivan, yakni untuk mendukung program gerakan “revolusi hijau” yang dirintis pemerintahan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Wakilnya Josef Nae Soi.

“Upaya ini menjadi langkah yang efektif dan efisien untuk mengampanyekan gerakan mengembangkan kelor, terutama bagi generasi muda di daerah itu,”.

“Kita tahu bahwa Slank mempunyai masa pendukung atau para Slankers dari kalangan anak-anak muda yang sangat banyak, termasuk setiap daerah di NTT,” tutupnya.

//delegasi(kompas/hermen)

Komentar ANDA?