Home / Sosbud / Tanpa Kau Sadari, Kamu adalah Inspirasi Bagi Kami
Penanggungjawab Pelayanan PT Jasa Raharja NTT, Laurensius Ade Suyanto berpose bersama Kristo. Kristo mengalami kecelakaan lalu lintas di Kalimantan beberapa waktu lalu. //Foto: Dok.Delegasi.Com

Tanpa Kau Sadari, Kamu adalah Inspirasi Bagi Kami

KUPANG, Delegasi.Com – Laurensius Ade Suyanto, Penanggung Jawab Pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Nusa Tenggara Timur sangat tertegun ketika mendengar kisah hidup Kristo, pemuda asal Desa Oesusu, Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, yang boleh dibilang menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Betapa tidak, saat terjadi kecelakaan di Kalimantan beberapa waktu lalu, dokter memvonis pria kutilang(kurus, tinggi, lonjong) itu telah meninggal dunia.

Penanggungjawab Pelayanan PT Jasa Raharja NTT, Laurensius Ade Suyanto sedang berada di rumah Kristo di Desa Oesusu saat memberi tunjangan Asuransi kecelakaan, Jumat (25/3/2019)

 

Seluruh tubuhnya sudah ditutup kain kafan dan sudah berada di kamar jenasah untuk dimamdikan sekaligus disuntik formalin. Namun mujizat Tuhan terjadi. Kristo hidup lagi.

Kisah inspirasi itu dituturkan langsung Kristo saat Penangungjawab Lapangan PT Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur, Laurensius Ade Suyanto menyambangi kampungnya di Desa Oesusu, Takari -Kabupaten Kupang, Jumat(25/10/2019).

Sebelum merantau ke Kalimantan, pria pekerja keras itu saban hari selalu bersama ayahnya mengais rejeki mengumpulkan dan membeli sapi dari warga atas suruhan seorang tengkulak pedagang sapi di Kabupaten Kupang untuk dikirim ke Kalimantan.

Laurens Ade Suyanto Berposes bersama di depan rumah Kristo.//Foto: Dok.Delegasi.Com

 

Maklum, kualitas sapi dari NTT sangat unggul dibandingan provinsi lainnya di Indonesia. Dan ternak sapi pernah menjadi primadona ekonomi NTT.
Itu pasalnya banyak pengusaha luar yang datang mencari sapi di wilayah ini.
Dengan melihat rutinitas pekerjaan itu dapat digambarkan kalau Kristo paham benar bagaimana menjinakkan sapi secara tradisional dan saban hari selalu berhadapan dengan kotoran sapi.

Bahkan Kristo menuturkan kalau dirinya pernah ditendang sapi liar.
Jika sapi yang dikumpulkan bersama ayahnya sudah banyak, pedagang sapi jua mempercayakan dia untuk mengantar sapi sampai di Kalimantan.

Pekerjaan itu menjadi rutin dan menjadi mata pencaharian tetap bagi Kristo dan keluarganya.

Suatu ketika di pertengahan bulan Juli 2019 ketika dia berada di Kalimantan, ia menelepon ibunya dan memutuskan untuk menetap di Kalimantan Tengah.

Dengan berat hati kedua orangtuanya pun mengijinkan keputusan singkat itu, “mungkin dia suda senang tinggal di sana” ungkap Ny. Desiana Bonat, Ibunda Kristo.

Berselang sebulan, tepatnya tanggal 11 Agustus 2019, Ia nendapatkan musibah kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Tengah.

Sepeda Motor yang dikendari oleh temannya mogok di tengah jalan karena kehabisan bensin, saat bersamaan melaju kencang Mobil Minibus dari arah yang sama dan menabraķ Keduanya.

Kristo Divonis Meninggal oleh Dokter. Sekujur Tubuhnya suda ditutup dengan Kain Kavan di Ruang UGD. Petugas medis lalu membawanya ke Ruang  Pemulasaran Jenazah.

Saat di Ruang Pemulasaran Jenazah dengan penuh keyakinan dan sekuat tenaga kain kafan itu perlahan lahan dibukanya. Ia Kaget bukan main disekitarnya ada banyak jenasah.

“Pak, Saya belum mati, nafas saya masih ada, tolong bawa kembali saya kesana”. tutur Kristo

Pasca perawatan di rumah sakit di Kalimantan, Kristo lalu dirujuk ke RS Siloam Kupang. Kaki kirinya kemudian diamputasi.

Pada Jumat (25/10/2019) Penanggungjawab Pelayanan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT mengunjunginya di Desa Oesusu.

Kristo tinggal bersama kedua orangtuanya dan 3 orang saudaranya di rumah sederhana.
kehadiran saya mewakili negara untuk memberi bantuan.

“Kristo Kami hadir mewakili Negara, ini wujud  nyata kehadiran Negara saat masyarakat mengalami Musibah.
Semoga dana santunan cacat tetap yang diberikan PT Jasa Raharja (Persero) dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucap Laurens lirih.

“Pak, terima kasih…semoga Tuhan membalas kebaikan Bapak, Saya Tetap Semangat Pak. Setiap sore saya biasanya jalan jalan ke tetangga”.

“Luar biasa dek…Kaka pulang dulu ke Kupang. Sampai Jumpa.
Optimisme dan Semangat Hidupmu Luar Biasa Kristo. Mujizat Tuhan Sungguh Luar Biasa,” ucap Laurens.

//delegasi(hermen jawa)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Lagi, YPLA Bantu Bangun Rumah Korban Banjir Bandang Waiburak, Bebe Corebima

ADONARA-DELEGASI.COM– Lagi, Yayasan Peduli Lewotanah Adonara (YLPA), yang bermarkas di Desa Waiburak, Adonara, Flores Timur, ...