Rabu, 8 Desember 2021
Home / Daerah / Tim Wasev Sterad Tinjau Langsung Sasaran Serbuan Teritorial di Wilayah Korem 161/WS 

Tim Wasev Sterad Tinjau Langsung Sasaran Serbuan Teritorial di Wilayah Korem 161/WS 

KUPANG,DELEGASI.COM– Kepala Seksi Teritorial Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf. Seniman Zega, S. H. dalam hal ini mewakili Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W. R. Jatmiko, S. I. P., M. M., mendampingi Ketua Tim Wasev Sterad Brigjen TNI Sugiono yang didampingi oleh anggota Wasev Sterad Letkol Kav Luluk Setyanto meninjau secara langsung sejauh mana program pembangunan Serbuan Teritorial Kodim 1604/Kupang yang sedang dikerjakan.

Adapun Tim Pengawasan dan Evaluasi Kegiatan Teritorial TA. 2021 dari Staf Teritorial Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Teritorial di Kecamatan Sulamu, Desa Beringin, Kabupaten Kupang, Rabu,(20/10/2021).

Dalam sambutannya, Ketua Tim Wasev Sterad Brigjen TNI Sugiono menyampaikan terimakasih kepada Kasi Ter Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Seniman Zega, Dandim 1604/Kupang beserta seluruh Staf, Pak Camat Sulamu, Bapak Romo, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh warga Pantai Beringin yang saya cintai, saya hormati dan saya banggakan. Puji syukur tentu kita panjatkan kehadiran Tuhan YME, pada hari ini kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.

“Saya berterimakasih karena sudah diberikan kesempatan untuk menyampaikan beberapa hal dan ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya dan jujur saja ini sesuatu yang tidak terduga Romo, Bapak Camat maupun Bapak Kades karena saya tidak berpikir bahwa kehadiran saya disini akan disambut secara resmi kemudian dihadiri oleh warga dan dihadiri oleh Tokoh Agama dan termasuk Bapak Camat yang saya kalau nilai keberhasilan Bapak Camat untuk merangkul antar sesama aparat disekitar wilayah Kecamatan ini beserta warga masyarakat dan TNI cukup baik,” ungkap Brigjen TNI Sugiono dalam rilis yang diterima redaksi.

Baca juga:

HUT TNI ke-76, Korem 161/Wira Sakti Gelar Upacara di Lokasi Pompa Hidram

Doa Bersama Koramil Adonara, Syukuri HUT Korem 161/Wirasakti ke 60

Brigjen TNI Sugiono juga menambahkan “berkaitan dengan itu, dari Jakarta mendapatkan laporan dari Bapak Kasi Ter, Bapak Danrem maupun Bapak Dandim bahwa puluhan bahkan ratusan Rumah Ibadah itu hancur, maka kalau kita anggap itu sebagai ujian, kita harus introspeksi tentunya mungkin Tuhan sedang rindu kepada kita agar kita selalu dekat kepadanya maka diambilah langkah sebuah kebijakan dari Korem 161/WS dalam hal ini Kasi Ter, agar kerinduan masyarakat kepada Tuhan terwujud dibangunlah sebuah Gereja dan bukan hanya disini saja ada juga di beberapa tempat dan yang memonitor kebetulan di Kecamatan Sulamu, Desa Pantai Beringin yang cukup koorperatif masyarakatnya dan saya sangat senang sekali bertemu masyarakat di Sulamu ini,” tandasnya.

Satu hal lagi yang sangat hebat dan sangat luar biasa bahwa pemilik tanah mau memberikan tanahnya untuk di bangun sebuah Gereja, padahal tanah ini bisa dijadikan lahan pertanian atau dijadikan rumahnya sendiri namun bapak ini merelakan tanah itu dihibahkan untuk tempat Ibadah, sungguh luar biasa.Tapi semua ini pasti ada kerjasama dengan Bapak Camat, Bapak Kades, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat Desa Pantai Beringin ini yang sudah mau bekerjasama dengan TNI sehingga terbangunnya Gereja ini,” tuturnya.

Sementara itu, ditempat yang sama juga Camat Sulamu Bapak Alfi Sitama menyampaikan juga kepada Umat dan masyarakat Desa Pantai Beringin Kecamatan Sulamu mengucapkan “selamat datang kepada Bapak TNI yang selama ini sangat dekat dengan masyarakat yang pada dasarnya setiap Desa kita bersama-sama dengan teman-teman Babinsa yang ada di masing-masing Desa.

“Sebelum saya melaporkan, Bapak Brigjen bahwa Gereja yang ada sebelumnya sangat-sangat darurat yang mana pada saat itu terjadi Bencana Seroja kami disini punya istilah yaitu serangan Roh Jahat yang meluluhlantakan semua bangunan dan ditambah lagi setelah itu pandemi Covid-19 yang semakin menjadi-jadi sampai-sampai kami di Kecamatan Sulamu ini masuk pada level 3 tetapi kita bersyukur dengan ketaatan kami pada Kabupaten Kupang masuk pada level 2 sementara kami di Kecamatan Sulamu di semua Desa masuk pada zona hijau. Meskipun masuk dalam Zona Hijau, kami tetap waspada dan hati-hati. Bagi warga disini yang belum melaksanakan Vaksinisasi, kami menghimbau agar datang ke Puskesmas untuk di Vaksin dan tolong kasih tahu kepada basaudara semua,” himbaunya.

Dengan kedatangan Bapak kesini, kami sangat berterimakasih dan memantau langsung kegiatan ini namun sebenarnya terimaksih itu kami sangat tujukan kepada semua anggota TNI karena dengan Serbuan Teritorial dari Korem 161/Wira Sakti dalam hal ini Kodim 1064/ Kupang, kami sangat bersyukur yang selama ini tempat Ibadah kami sangat darurat dan dengan adanya pembangunan ini kami sangat merasa nyaman. Terlebih lagi bahwa yang semula rencana kami dengan Danramil, Kapolsek dan Pejabat Desa hanya sebatas inilah yang bisa kita buat tetapi kami dapat informasi ada lagi bantuan dari atas berupa bantuan plafon dan keramik sehingga kami sangat bersyukur”.

“Satu permintaan saya, Koramil Sulamu ini membawahi 2 Kecamatan yaitu Kec. Sulamu dan Kec. Fatuleu Barat, dengan luasnya wilayah kita ini agar ditambahkan lagi personil buat ditempatkan di tempat kami karena Saya khawatir kalau teman-teman Babinsa turun ke lapangan otomatis Kantor Koramil kosong ini yang menjadi kendala kita. Kalau bisa kami meminta anggota TNI khususnya Babinsa ditambah personilnya buat wilayah kami,” ungkap Alfi.

Selesai peninjauan Ketua Tim Wasev Sterad Brigjen TNI Sugiono bersama Kasi Ter Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Seniman Zega, S. H, Dandim 1604/Kupang Kolonel Arh Abraham Kalelo, S. Sos., Dan Brigif 21/Komodo, Danramil 1604-05/Sulamu dan Camat Sulamu memberikan Sembako kepada Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di tempat lokasi pembangunan Kapela.

//delegasi ( Penrem )

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

DPRD NTT Sesalkan Ancaman Gubernur NTT ke Tuan Tanah di Sumba Timur

KUPANG, DELEGASI.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur (DPRD NTT) sangat menyesalkan adanya video ...