Home / Daerah / Wali Kota Kupang Apresiasi Terobosan Bank NTT 

Wali Kota Kupang Apresiasi Terobosan Bank NTT 

KUPANG, DELEGASI.COM–Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, S.E., M.M  mengapresiasi terobosan yang sudah dibuat Bank NTT. Diakuinya ada begitu banyak perubahan dan langkah kreatif yang diambil oleh manajemen Bank NTT saat ini yang sudah turut menjaga bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Kupang, terutama di tengah pandemi covid 19.

“Masyarakat harus tau kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan Kota Kupang,” kata Wali Kota Kupang saat melaunching Galeri ATM Kontainer di Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang, Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Rabu (15/9).

“Tidak hanya dalam pertumbuhan ekonomi tetapi juga dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang menata kota menjadi lebih baik. Salah satu contoh nyata yang diungkapkannya adalah CSR Bank NTT di Bundaran Tirosa berupa air mancur yang sekaligus menjadi media iklan bagi Bank NTT,” ungkap Wali Kota

Wali Kota juga menuturkan bahwa Bank NTT juga sudah membantu Pemkot Kupang dalam upaya melakukan percepatan vaksinasi.

“Saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang sudah mencapai 64 persen, diharapkan akhir September mendatang sudah mencapai 70 persen,” tuturnya.

Menurut Wali Kota, selain lewat pembagian deviden, Bank NTT juga kerap membantu Pemkot Kupang lewat berbagai program CSR-nya.

“Saat ini Pemkot Kupang sedang berupaya mengajukan permohonan untuk perubahan Peraturan Daerah terkait penambahan modal di Bank NTT. Dia berharap jika sudah ditetapkan, tambahan modal tersebut bisa membantu Bank NTT dalam memenuhi target modal inti yang disyaratkan OJK,” bebernya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menanggapi semua pencapaian yang mereka peroleh saat ini tidak lepas dari dukungan Wali Kota dan para kepala daerah lainnya sebagai pemegang saham.

Alex optimis bahwa dengan dukungan positif itu pihaknya akan mencapai modal inti yang diisyaratkan OJK untuk posisi 2020 yakni minimal Rp 2 triliun.

“Saat ini modal inti yang dimiliki Bank NTT senilai 1 triliun 940 miliar rupiah. Dukungan modal dari Pemkot Kupang hingga saat ini senilai Rp 97,5 miliar, dengan jumlah deviden yang sudah diberikan senilai Rp 142,6 miliar,” ungkap Alex Riwu Kaho

Lebih lanjut, Alex Riwu Kaho, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah lanjutan dari launching pada 17 Juli 2021 lalu, untuk mewujudkan komitmen menuju super smart bank.

“Penyesuaian dan adaptasi industri perbankan dengan dunia digitalisasi perlu terus kita lakukan,” tambahnya.

Menurut  Alex Riwu Kawo, dengan sistem ini layanan teller yang konvensional akan berkurang diganti dengan mesin. Layanan yang selama ini butuh waktu cukup lama kini bisa lebih singkat.

Namun, Alex Riwu Kaho mengakui bahwa dalam implementasi sistem ini mereka menemukan kendala, terutama soal syarat administrasi oleh para calon nasabah yang terhambat karena belum memiliki dokumen kependudukan. Bahkan beberapa kali pihaknya menemukan ada calon nasabah yang memiliki KTP “aspal”, dengan data ganda, sehingga tidak bisa diproses. Karena itu pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkot Kupang untuk menertibkan masalah administrasi semacam itu.

Mengenai Galeri ATM Kontainer, Alex Riwu Kaho berharap jika pandemi sudah berakhir dan warga sudah bisa beraktivitas normal, pihaknya akan menggandeng Karang Taruna kelurahan setempat untuk menampilkan kreativitasnya di tempat tersebut. Pada malam hari tempat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi warga setempat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja menyampaikan salah satu upaya BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan melalui layanan ATM dan sistem pembayaran.

Menurutnya dengan menggunakan sistem ini ada indikasi Bank NTT sudah mulai on the track. Nyoman juga berharap agar dalam dua tahun ke depan Bank NTT sudah menjadi bank devisa.

Sementara itu, Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, Setia Ariyanto menambahkan menurut penilaian OJK, Bank NTT makin sehat di tengah pandemi covid 19.

Dia berharap Bank NTT makin melangkah lebih baik sehingga membuka peluang untuk fully digital dalam pelayanannya.

Menurutnya, dilihat dari kinerja keuangan Bank NTT secara umum cukup meningkat di tengah pandemi, terutama penyaluran kredit yang sangat tinggi melampaui pencapaian nasional.

“Perkreditan Bank NTT secara yoy di Bulan Juni 2021 mencapai 7,92 persen sementara secara nasional hanya 0,64 persen. Sementara secara year to date tahun 2021, perkreditan di Bank NTT mencapai 3,05 persen sementara pencapaian secara nasional hanya 1,84 persen. Dia berharap pertumbuhan kredit ini bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi di NTT,” ungkap Ariyanto.

Untuk diketahui, sebelumnya program ini sudah dilaunching oleh Gubernur NTT bertepatan dengan HUT Bank NTT ke-59 pada 17 Juli 2021 lalu dan mulai digunakan di Bank NTT Kantor Cabang Khusus.

Smart Branch Bank adalah aktivitas pelayanan nasabah bertransakasi dengan menggunakan mesin SBS yang dapat diinisiasi, dilakukan sendiri oleh nasabah melalui interface nasabah di dalam Smart Bank.

Mesin yang digunakan dalam sistem ini antara lain adalah Cash Recycle Machine (CRM), yang merupakan pengembangan dari mesin CDM (Cash Deposit Machine), di mana CDM hanya dapat melayani setoran tunai, sedangkan CRM dapat melakukan keduanya, yakni setor tunai dan tarik tunai, pembayaran, pembelian, transfer. Mesin lain yang digunakan sistem ini adalah Smart Teler System (STS), yang merupakan mesin yang akan melayani pembukaan rekening baru secara mandiri pada SMART BANK NTT, dengan melakukan verifikasi pada NIK nasabah/calon nasabah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola langoday, MM, Komisaris Independen Bank NTT, Samuel Djoh, para Direktur Bank NTT dan Kepala Divisi, Kepala Bank NTT KCU Kupang beserta jajarannya, Kasie Intel Kajari Kota Kupang serta rohaniwan. Turut mendampingi Wail Kota pada kesempatan tersebut Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally,SH,M.Si, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega,SH, Kepala Badan Keuangan Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey, M.Si serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji,SSTP, M.Si.

//delegasi (*/AgusT)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Pemkot Kupang Bangun Sinergi dengan Ombudsman

KUPANG,DELEGASI.COM–Dalam upaya peningkatan standar pelayanan bagi masyarakat, Pemerintah Kota Kupang membangun sinergi dengan Ombudsman. Ombudsman ...