Demokrat Bakal Somasi Kamaruddin Usai Klaim Pernah Disembah SBY

  • Bagikan

DELEGASI.COM, JAKARTA – Badan Hukum dan Pengamanan Partai DPP Partai Demokrat mengancam bakal melayangkan somasi terhadap pengacara Kamaruddin Simanjuntak buntut pernyataannya terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dilansir CNN Indonesia.

Lewat sebuah video yang beredar di media sosial, Kamaruddin menyebut SBY pernah sujud ke dirinya saat masih menjabat sebagai presiden. Ia yang saat ini menjadi pengacara keluarga Brigadir J mengaku banyak membongkar kasus korupsi di zaman SBY.

“Sampai Presiden sujud-sujud menyembah saya. Di Indonesia satu-satunya lawyer pernah disembah Presiden itu saya,” kata Kamaruddin dalam video tersebut.

Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan pihaknya bakal melayangkan somasi kepada Kamaruddin.

Dia menilai pernyataan Kamaruddin terlalu narsis usai terlalu disorot dalam kasus Brigadir J.

“Benar, somasi akan dilayangkan oleh Bang Mehbob Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai DPP Partai Demokrat,” kata dia kepada wartawan, Senin (29/8).

Kamhar menyebut pernyataan Kamaruddin juga tak masuk akal. Menurutnya, Kamaruddin hanya mengklaim secara sepihak. Pihaknya mengaku tak pernah mengenal Kamaruddin.

“Ini juga menandakan Kamarudin terpapar penyakit klaimtomania. Apalagi menyampaikan bahwa Pak SBY sampai sujud-sujud memohon,” katanya.

Lebih lanjut menurut Kamhar, Kamaruddin kini tengah mabuk popularitas.

Dia menyebut pernyataan itu telah mengandung unsur fitnah yang langsung bisa ditindak aparat penegak hukum.

Dia juga meminta organisasi profesi advokat bisa mengambil sikap terkait pernyataan Kamaruddin.

Menurut Kamhar, pernyataan tersebut telah mempermalukan organisasi profesi advokat.

“Tak masuk akal bahkan berbau fitnah hanya untuk menjaga sorotan kamera tetap pada dirinya. Benar-benar ‘mabuk popularitas’ yang telah mengganggu kewarasan,” ucap Kamhar.

 

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kamaruddin belum angkat suara merespons somasi Demokrat. Wartawan telah menghubungi Kamaruddin lewat pesan singkat dan telepon namun tak direspons.

 

//delegasi(cnni)

 

 

Komentar ANDA?

  • Bagikan