Kementerian PUPR RI Bangun 236 Toilet Bagi Warga Manggarai

  • Bagikan
Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut //Foto: ISTIMEWA

DELEGASI.COM, KUPANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah membangun 236 unit toilet individual bagi 509 kepala keluarga di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA:

Baca Juga : Broker Forex Terbaik Yang Resmi di Rilis BAPPEBTI 2023

Pemkab Matim dan Ngada Bahas Sinkronisasi RTRW Wilayah Perbatasan

PKB Manggarai Timur Usung Tarsi Syukur Calon Bupati

“Pemerintah pusat telah membantu pembangunan 236 unit toilet individual di Kabupaten Manggarai tersebar di 10 desa di Kabupaten Manggarai,” kata Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut saat dihubungi dari Kupang, Kamis., dilansir Antara.com

Heribertus mengatakan hal itu terkait dampak program sanitasi berbasis masyarakat sistem pengolahan air limbah domestik setempat di Kabupaten Manggarai.

Ia mengatakan melalui program sanitasi berbasis masyarakat sistem pengolahan air limbah domestik setempat telah tersedia 236 unit toilet individual yang diperuntukkan bagi 509 kepala keluarga.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai mengapresiasi terhadap Kementerian PUPR RI yang telah membangun fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat daerah ini,” katanya.

Dia menegaskan pembangunan toilet individual selain menjadi contoh untuk warga di desa lainnya kehadiran toilet ini juga untuk menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Kehidupan yang sehat tergantung kita. Sikap preventif pemerintah, pendampingan, sosialisasi dan informasi harus terus dilakukan tentang pentingnya kebersihan lingkungan,” ungkap Wakil Bupati Heribertus Ngabut.

Dia menyebutkan 10 desa yang menjadi sasaran program sanitasi berbasis masyarakat sistem pengolahan air limbah domestik setempat (SANIMAS SPALD S) yaitu Desa Wae Mulu, Desa Benteng Tubi, Desa Loce, Desa Watu Tanggo, Desa Ladur.

Selain itu menurut Heribertus, bantuan toilet individual juga diterima masyarakat Desa Compang Namut, Desa Lentang, Desa Timbu, dan Desa Bea Kondo.

“Kami berharap agar masyarakat penerima bantuan untuk menjaga fasilitas yang ada itu secara baik sehingga lingkungan bersih dan kesehatan warga setempat juga tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.

//delegasi(*)

Komentar ANDA?

  • Bagikan