Rakerda Perkokoh Ideologi Nasionalisme-Religius yang Menjadi Identitas Partai Demokrat

  • Bagikan

DELEGASI.COM, KUPANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar rapat kerja daerah di Aula Susteran SSpS Belo-Kota Kupang dari Jumat (19/08/2022) sampai Sabtu 20/08/2022).

Dalam rakerda Partai Demokrat ini, Ketua Panitia Apolonaris Gai dalam laporan panitia menyampaikan pedoman pelaksanaan rakerda yang diselenggarakan selama dua hari ini.

Menurut Apolonaris Gai yang akrab disapa Aris Gai ini menyampaikan bahwa, rapat kerja daerah Partai Demokrat Provinsi NTT diselenggarakan bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Indonesia ke 77.

“Memperkokoh keyakinan atas ideologi Nasionalisme-Religius yang menjadi identitas Partai Demokrat, bagi peserta Rakerda di tengah degradasi moralitas bangsa. Langkah ini dilakukan sebagai refleksivitas tantangan pendidikan karakter berbangsa dan bernegara. Jagat masalah-masalah kebangsaan yang menyuguhkan gambaran buram pelanggaran nilai-nilai kemanusiaan, korupsi, dan aneka masalah sosial lainnya, menjadi spirit moral Partai Demokrat dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, religius dan kemanusiaan yang beradab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Aris Gai.

Oleh sebab itu, Aris mengingatkan bahwa isu-isu yang telah memenuhi ruang jagat media ini, perlu ditumbuhhidupkan untuk membangun nalar bersih bagi kader-kader Partai Demokrat dalam memperjuangkan kemenangan pemilu presiden, pemilu legislatif dan pemilu kepala daerah 2024.

“Keyakinan bahwa penguatan kelembagaan partai menuju Pemilu 2024, dapat dilakukan melalui upaya memodernisasi Partai Demokrat menuju Smart Party,” tegas Kepala Balitbang DPD Partai Demokrat NTT ini.

Sehubungan dengan itu, Aris menambahkan, perlu pencerahan informasi dari DPP, DPD, DPC, dan Anggota Fraksi, agar para peserta Rakerda dapat mengetahui dan memahami perannya secara hirarkis dalam pengembangan dan penataan Partai Demokrat di daerah. Bagaimana penguatan kelembagaan dikembangkan, dibutuhkan kemampuan DPC, DPAC, Ranting, dan Anak Ranting, mengimplementasikan dan menegakkan kebijakan partai sebagaimana ditetapkan dalam 10 Program Umum Partai Demokrat, dan visi misi Ketua DPD NTT Leonardus Lelo.

“Agar dapat mengimplementasikan kebijakan-kebijakan partai secara efektif dan efisien, maka prosedur dan kelembagaan politik Partai demokrat di daerah perlu diberdayakan secara optimal, disinergikan dan diresponsifkan.Tuntutannya adalah Partai Demokrat di daerah mesti disiapkan agar mampu

meningkatkan modal politik dan kesiapan SDM demi membawa perubahan, menuju pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilu kepala daerah 2024,” tandas Aris.

Dalam kesempatan tersebut, Aris menyampaikan bahwa rakerda ini dilaksanakan dengan dasarnya pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat 2020, Keputusan Musda III Dewan Pimpinan Daerah Partaoi Demokrat ProvinsiNusa Tenggara Timur Tahun 2021, dan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 597/SK.PANLAK/DPD.PD/NTT/VII/2022 tentang Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2022.

Selain itu, ia menambahkan bahwa, tujuan rakerda ini dilaksanakan dengan maksud menyamakan persepsi dalam mengintegrasikan dan mengimplementasikan 10 program umum DPP Partai Demokrat, dan visi misi Ketua DPD Provinsi NTT Leonardus Lelo.

“Sedangkan tujuan pelaksanaan Rakerda ini adalah memotivasi para Ketua DPC, DPAC dan Fraksi di daerah agar lebih kooperatif menggunakan kewenangan konstitusionalnya baik sebagai pengurus partai maupun anggota DPRD Kabupaten/Kota untuk manata dan mengembangkan kelembagaan partai sesuai budaya masyarakat setempat,” imbuhnya.

Tujuan lainnya adalah menumbuhkembangkan semangat kerja dalam memperkuat kemandirian dan kerja sama terukur dalam mengoptimalkan kelembagaan partai politik di daerah menuju kemenangan pileg, pilpres, dan pilkada 2024.

“Mensinergikan program kerja DPP, DPD dan DPC dalam memberdayakan dan mengurgensikan program-program jangka pendek partai untuk memenangkan pemilu presiden, pemilu legislatif dan pilkada 2024. Sedangkan dalam jangka panjang, secara berdayaguna mampu meletakkan program-program adaptatif bagi penguatan kelembagaan partai, pengembangan SDM yang militan dan mensinergikan kebutuhan masyarakat dalam pembangunan bangsa di daerah,” tutupnya.

Mengenai materi dan narasumber yang hadir adalah sebagai berikut:

1. Demokratisasi Penyelenggaraan Pemilu 2024 oleh Ketua KPUD NTT.

2. Penguatan Kelembagaan Partai menuju Pemenangan Pemilu 2024 oleh Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat.

3. Membangun Komunikasi Strategis memenangkan Pemilu 2024 oleh Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat.

4. Politik dan Partai Politik di Indonesia oleh Johanes Kaunang, Ketua Dewan Pertimbangan Daerah DPD Partai Demokrat NTT.

5. Penyelenggaraan Pemilu 2024: Tahapan, Strategi dan Mitigasi Risiko Masalah bagi Partai Politik oleh Frans Kape, Sekretaris Dewan Kehormatan DPD Partai Demokrat NTT.

6. Keterwakilan Politik Perempuan Dalam Menghadapi Pemilu 2024 oleh Ibu Anita Jacoba Gah, Anggota DPRI.

7.Strategi Politik Partai Demokrat menghadapi Pilpres, Pileg, dan Pilkada Menjelang Pemilu 2024 oleh Dr. Benny K. Harman, Ketua Fraksi MPR RI dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

8. Kebijakan dan Program Kerja DPD Partai Demokrat NTT 2021-2026, oleh Ketua DPD Privinsi NTT Leonardus Lelo.

//delegasi((tim)

Komentar ANDA?

  • Bagikan