Sosbud  

Wali Kota Pastikan 10 Ruang Isolasi di RSUD S.K. Lerik Siap Tangani Pasien Covid-19

Avatar photo
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore didampingi Direktris RSUD S.K. Lerik, dr. Marsiana Halek saat meninjau langsung persiapan dua ruangan Isolasi tangani Pasien covid 19 di RSUD. SK Lerik, Sabtu(4/4/2020) //Foto: delegasi(tim)

KUPANG, DELEGASI.COM – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore  memastikan 19 ruang isolasi di RSUD S.K.Lerik mampu menangani pasien Corona.

Hal itu dikatakan Riwu Kore saat memantau persiapan 10 ruang isolasi pasien covid-19 di RSUD SK Lerik, Sabtu(4/4/2020).

Baca Juga : Broker Forex Terbaik Yang Resmi di Rilis BAPPEBTI 2023

“Ke-10 ruangan ini segera siap untuk digunakan,” jelas Riwu Kore.

Kepada awak media, Jeriko mengatakan, menghadapi ancaman wabah corona virus disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan fasilitas lengkap penanganan medis jika ada pasien yang dinyatakan positif.

Pantauan awak media, Wali Kota Jefri didampingi Direktris RSUD S.K. Lerik, dr. Marsiana Halek meninjau langsung persiapan dua ruang isolasi yang sudah ada serta penambahan delapan ruang yang diminta Pemkot sebelumnya.

10 ruang tersebut saat ini tinggal pemasangan sterilisasi medis dan akan dilengkapi 20 tempat tidur. Tenaga medis juga telah dipersiapkan bersama alat pengaman diri (APD).

Saat diwawancarai awak media, wali Kota menjelaskan kunjungannya ke rumah sakit milik Pemkot Kupang itu, untuk mengetahui serta memastikan secara langsung kesiapan rumah sakit untuk menangani pasien corona.

“Kami ingin memastikan persiapan sudah sesuai dengan standar kenyamanan. Kami mau memastikan bahwa sudah siap untuk menghadapi kemungkinan terjelek yang akan terjadi di Kota Kupang,” ungkapnya.

Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini menjelaskan persiapan hampir selesai.

Dengan demikian, jika ada pasien maka sudah bisa menjalani perawatan di rumah sakit kebanggaan masyarakat Kota Kupang tersebut.

Walau begitu, Jeriko berharap tidak ada warga Kota Kupang yang positif corona. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berdoa dan juga mengikuti imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan dalam rangka pencegahan wabah corona.

“Tetap di rumah, jaga jarak, dan jangan keluar-keluar rumah. kita berharap agar tidak ada pertemuan-pertemuan atau perkumpulan-perkumpulan. Misalnya ibadah-ibadah bisa dilakukan lewat live streaming,” pintanya.

//delegasi(tim)

 

Editor: Hermen Jawa

Komentar ANDA?