Home / OPINI / Dua Satgab Matra Prajurit TNI Jaga Pulau Batek dan Ndana
jaga
PRAJURIT TNI yang telah melaksanakan tugas negara di Pulau Batek serta Pulau Ndana pose bersama setelah dilepas Danrem 161/Wira Sakti Kupang, di Marshalling Lantamal VII Kupang, Rabu (2/8/2017) //foto pos kupang.com

Dua Satgab Matra Prajurit TNI Jaga Pulau Batek dan Ndana

Kupang, Delegasi.com – Sebanyak 60 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari dua batalyon yakni Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti dan Yonif Marinir 5 Surabaya, Jawa Timur, mengemban tugas kenegaraan menjaga Pulau Batek dan Pulau Ndana yang merupakan pulau terluar Indonesia.

Dirilis pos kupang.com, untuk Pulau Batek akan ditempatkan 26 prajurit. Sedangkan di Pulau Ndana ditempatkan 34 prajurit. Dua batalyon ini menggantikan pasukan sebelumnya yakni Yonif 743/Pradnya Samapta Yudha dan Yonif Marinir 3 Surabaya, Jawa Timur.

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M, menyampaikan hal ini melalui Kapenrem, Mayor (Arm) Ida Bagus S, ketika menghubungi Pos Kupang, Kamis (3/8/2017).

Mayor Ida menjelaskan, untuk menjaga kedaulatan NKRI di wilayah NTT khusus pulau terluar yakni Batek dan Ndana, maka Mabes TNI telah menugaskan dua batalyon yang sudah menjalankan tugasnya selama 9 bulan yakni Yonif 743/Pradnya Samapta Yudha dan Yonif Marinir 3 Surabaya, Jawa Timur.

Kedua batalyon yang beranggotakan 60 prajurit ini telah dilepas melalui apel militer yang dipimpin langsung Danrem tanggal 2 Agustus 2017 lalu. Selanjutnya, 60 prajurit pengganti akan melanjutkan penugasannya selama sembilan bulan ke depan, yakni dari Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti dan Yonif Marinir 5 Surabaya, Jawa Timur.

Untuk Pulau Batek ditempatkan 26 prajurit sedangkan di Pulau Ndana 34 prajurit yang merupakan pasukan gabungan dua matra darat dan laut.

Menurut Mayor Ida, pada apel pelepasan dua bataylon yang sudah melaksanakan tugasnya di Marshalling Lantamal VII Kupang, Rabu (2/8/2017), Danrem sangat mengapresiasi pelaksanaan tugas yang telah dilakukan dua satuan gabungan dari matra darat dan laut tersebut yang berjalan baik dan aman.

Dalam arahannya Danrem mengatakan, tugas adalah kehormatan dan kebanggaan. Para prajurit sudah melaksanakan tugas dengan baik dan tugas ini mendapat penghormatan Pangkoops dalam hal ini Pangdam IX/Udayana.

Keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi prajurit berikutnya yang akan melaksanakan penugasan yang diberikan negara, termasuk peningkatan profesionalisme sebagai Tentara Nasional Indonesia.//delegasi(pos kupang.com)

Komentar ANDA?



About Delegasi Online

Check Also

Bupati Flotim ke 5 Bapak Simon Petrus Soliwoa Tutup Usia

LARANTUKA-DELEGASI.COM– Baru saja dikabarkan, Bupati Flores Timur ke 5 periode 1984-1989, Bapak Simon Petrus Soliwoa ...